Dalam arahannya, M. Abdullah menyampaikan sejumlah instruksi penting kepada anggota Banser yang bertugas. Ia mengawali dengan ucapan terima kasih atas partisipasi aktif para sahabat Banser dalam mendukung suksesnya acara.
“Terima kasih kepada semua sahabat yang telah hadir dan berpartisipasi. Kita melaksanakan amanah ini sebagai bentuk khidmat, dan mari kita niatkan dengan ikhlas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan agar seluruh anggota selalu berkoordinasi dengan panitia atau pihak terkait jika menghadapi situasi di luar kewenangan Banser. Tak lupa, ia mengajak seluruh personel untuk memanjatkan doa bersama sebelum mulai bertugas.
Apel ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan dan komitmen Banser Kalipare dalam mendukung kelancaran serta keamanan kegiatan masyarakat, khususnya perayaan Grebeg Suro yang melibatkan ribuan warga dari berbagai dusun.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kalipare, Sahabat Alifi, menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat dan kedisiplinan anggota Banser.
“Kami, segenap jajaran PAC GP Ansor Kalipare, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Banser yang telah siap dan berkomitmen dalam pengamanan kegiatan Grebeg Suro. Ini adalah bentuk nyata khidmat dan pengabdian, serta cerminan dari komitmen GP Ansor menjaga nilai-nilai budaya, keagamaan, dan keamanan masyarakat,” jelasnya.
Grebeg Suro sendiri merupakan tradisi masyarakat Kalipare yang digelar setiap tahun dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Rangkaian acaranya diawali dengan kirab gunungan dari Masjid Al-Ishlah, Dusun Sumberkombang, yang kemudian melewati sejumlah dusun seperti Krajan Lor dan Tugu Kalipare, hingga berakhir di Masjid Besar Baiturrahim.
Warga mengarak berbagai gunungan hasil bumi, terdiri dari buah-buahan, sayur mayur, hingga jajanan pasar. Puncaknya adalah saat warga berebut isi gunungan, termasuk Buceng Porak tumpeng khas yang dipercaya membawa berkah.
Dengan kesiapan Banser dan antusiasme warga, Grebeg Suro tahun ini berlangsung khidmat, aman, dan penuh semangat kebersamaan, menjadi simbol nyata harmoni antara tradisi, spiritualitas, dan pengabdian.
Pewarta: Ikbar Zakariya


Komentar
Posting Komentar